by

10 Bahasa Pemprograman Terpopuler 2018 Di Kalangan Programmer

 

SUNKAEN – Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer atau bahasa pemrograman komputer, adalah instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer.

Berikut adalah daftar bahasa pemprograman terpopuler di tahun 2018.

 

1).

HTML5 adalah kepanjangan dari HyperText Markup Language versi 5, merupakan HTML baru penerus dari HTML 4, XHTML1, dan DOM Level 2 HTML. HTML5 merupakan pengembangan bahasa HTML yang lebih baik, lebih berarti atau semantik (semantic meaning) yang sebelumnya adalah bahasa markup sederhana menjadi sebuah flatform canggih, penuh fitur dan kaya akan antarmuka pemrograman aplikasi yang disebut API (Application Programming Interface).

 

2). PHP adalah singkatan dari “PHP: Hypertext Prepocessor”, yaitu bahasa pemrograman yang digunakan secara luas untuk penanganan pembuatan dan pengembangan sebuah situs web dan bisa digunakan bersamaan dengan HTML. PHP diciptakan oleh Rasmus Lerdorf pertama kali tahun 1994. Pada awalnya PHP adalah singkatan dari “Personal Home Page Tools”. Selanjutnya diganti menjadi FI (“Forms Interpreter”). Sejak versi 3.0, nama bahasa ini diubah menjadi “PHP: Hypertext Prepocessor” dengan singkatannya “PHP”. PHP versi terbaru adalah versi ke-7.

Berikut beberapa kelebihan bahasa pemerograman PHP, misalnya:

  • Banyaknya web server yang mendukung bahasa pemerograman PHP sehingga konfgurasinya semakin mudah. Beberapa web server misalnya Apache, IIS, Xitami, Nginx, dan Lain-Lain
  • Pengembangan bahasa pemerograman PHP tergolong lebih mudah, karena banyak developer yang membantu mengembangkannya maupun menggunakannya.
  • Relatif mudah untuk dipahami, karena sekarang ini banyak sekali tersebar materi-materi/referensi untuk mempelajari PHP.
  • Bahasa pemerograman PHP juga dapat di sisipkan kedalam HTML.
  • Cocok digunakan untuk pemerograman web dinamis, walau bisa juga untuk membuat program komputer lainnya.
  • PHP merupakan bahasa pemerograman bersifat Open Source, sehingga dapat di gunakan di banyak sistem operasi komputer dan tentunya gratis.

Berikut beberapa kekurangan bahasa pemerograman php, misalnya:

  • Keamanan yang kurang baik, jika programer tidak memperhatikan keamanan dari  program yang dibuatnya.
  • Saat ini untuk encoding kode PHP tergolong sangat mahal, karena membutuhkan tool tertentu.
  • Kurang cocok untuk pengembangan program komputer bersekala besar.

 

3).     JavaScript adalah bahasa pemrograman web yang bersifat Client Side Programming Language. Biasanya sering digunakan pada web browser untuk menciptakan halaman web yang menarik, interaktif, serta merapkan berbagai fungsi pada halaman web.

JavaScript pertama kali dikembangkan oleh Brendan Eich dari Netscape dibawah nama Mocha, yang nantinya namanya diganti menjadi LiveScript, dan akhirnya menjadi JavaScript.

Navigator sebelumnya telah mendukung Java untuk lebih bisa dimanfaatkan para programmer yang non-Java. Maka dikembangkanlah bahasa pemrograman bernama LiveScript untuk mengakomodasi hal tersebut.

Beberapa contoh menggunakan adalah:

berputar atau bergulir teks.

membuat bagian dari suatu bentuk terlihat atau tidak terlihat. Sebagai contoh, dalam sebuah formulir pemesanan, jika pengguna kutu kotak centang “menyampaikan kepada alamat yang berbeda”, bagian ekstra dengan kotak teks dengan streetname pengiriman, nomor, dan tempat dapat dibuat terlihat.

drop down menu.

mengambil informasi tambahan dari server (Ajax) untuk sebagian me-refresh halaman.

memvalidasi input pengguna pada formulir.

perhitungan tanpa perlu kembali ke server.

menentukan jenis browser.

4).  Python mendukung multi paradigma pemrograman, utamanya; namun tidak dibatasi; pada pemrograman berorientasi objek, pemrograman imperatif, dan pemrograman fungsional. Salah satu fitur yang tersedia pada python adalah sebagai bahasa pemrograman dinamis yang dilengkapi dengan manajemen memori otomatis. Seperti halnya pada bahasa pemrograman dinamis lainnya, python umumnya digunakan sebagai bahasa skrip meski pada praktiknya penggunaan bahasa ini lebih luas mencakup konteks pemanfaatan yang umumnya tidak dilakukan dengan menggunakan bahasa skrip. Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan perangkat lunak dan dapat berjalan di berbagai platform sistem operasi.

Saat ini kode python dapat dijalankan di berbagai platform sistem operasi, beberapa di antaranya adalah:

  • Linux/Unix
  • Windows
  • Mac OS X
  • Java Virtual Machine
  • OS/2
  • Amiga
  • Palm
  • Symbian(untuk produk-produk Nokia)

5).Java merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan oleh Sun Microsystem, suatu perusahaan yang terkenal dengan Workstation UNIX high-end. Para pemrogram  Java banyak mengambil keuntungan dari kumpulan kelas di pustaka kelas Java, yang disebut dengan Java Application Programming Interface (API). Kelas-kelas ini diorganisasikan menjadi sekelompok yang disebut paket (package). Java API telah menyediakan fungsionalitas yang memadai untuk menciptakan applet dan aplikasi canggih. Jadi ada dua hal yang harus dipelajari dalam Java, yaitu mempelajari bahasa Java dan bagaimana mempergunakan kelas pada Java API. Kelas merupakan satu-satunya cara menyatakan bagian eksekusi program, tidak ada cara lain. Pada Java program javac untuk mengkompilasi file kode sumber Java menjadi kelas-kelas bytecode. File kode sumber mempunyai ekstensi *.java. Kompilator javac menghasilkan file bytecode kelas dengan ekstensi *.class. Interpreter merupakan modul utama sistem Java yang digunakan aplikasi Java dan menjalankan program bytecode Java.

6). Ruby adalah bahasa pemrograman dinamis berbasis skrip yang berorientasi obyek. Tujuan dari ruby adalah menggabungkan kelebihan dari semua bahasa-bahasa pemrograman skrip yang ada di dunia. Ruby ditulis dengan bahasa pemrograman C dengan kemampuan dasar seperti Perl dan Python.

Ruby dibuat dengan tujuan untuk membuat programmer lebih bahagia. Artinya ruby dirancang untuk mempermudah kerja programmer. Programmer tidak perlu melakukan banyak tugas yang dapat dilakukan oleh komputer, sehingga programmer menjadi lebih produktif. Keunggulan utama dari ruby adalah bahasa yang sangat ekspresif, yang mempermudah programmer untuk mengubah dari ide menjadi kode program.

Penggunaan ruby yang paling umum adalah untuk pemrograman web, dengan framework ruby on rails. Tetapi ruby adalah bahasa pemrograman umum yang dapat digunakan untuk semua keperluan programming, dari aplikasi web, desktop, scripting, hingga aplikasi mobile.

7). Objective C adalah Sebuah bahasa pemrograman berorientasi objek berdasarkan standar C dan sistem runtime yang mengimplementasikan fungsi bahasa dinamis. Tujuan-C beberapa ekstensi untuk bahasa C adalah sebagian besar didasarkan pada Smalltalk, salah satu bahasa pemrograman berorientasi objek pertama. Secara umum, bahasa pemrograman Objective – C ini banyak digunakan pada seluruh aplikasi yang berbasi iOS dan juga Apple software. Sedikit tambahan, sistem operasi iOS yang digunakan pada perangkat mobile phone miliki Apple sendiri merupakan salah satu produk unggulan dari pengembangan software yang dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman Objective – C ini. Jadi, bisa dibilang, bahasa pemrograman Objective – C ini merupakan salah satu bahasa pemrograman yang luar biasa, namun tidak besifat multi platform seperti beberapa bahasa pemrograman populer lainnya.

 

8). Perl adalah bahasa pemrograman untuk segala keperluan, dikembangkan pertama kali oleh Larry Wall di mesin Unix. Perl dirilis pertama kali pada tanggal 18 Desember 1987 ditandai dengan keluarnya Perl 1. Pada versi-versi selanjutnya, Perl tersedia pula untuk berbagai sistem operasi varian Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, PowerPC, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC. Dukungan terhadap pemrograman berbasis objek (object oriented programming/OOP) ditambahkan pada Perl 5, yang pertama kali dirilis pada tanggal 31 Juli 1993. Proyek pengembangan Perl 6 dimulai pada tahun 2000, dan masih berlangsung hingga kini tanpa tanggal yang jelas kapan mau dirilis. Perl adalah singkatan dari Practical Extraction and Report Language. Bahasa pemrograman ini diciptakan oleh Larry Wall pada tahun 1986 yang awalnya digunakan sebagai perangkat lunak yang digunakan untuk menulis program di lingkungan UNIX.

Perl memiliki sifat-sifat sebagai berikut:

  1. Perl memiliki kekuatan dan keluwesan sebagai bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti halnya C, tetapi tidak serumit C. Berbagai fitur pada bahasa C diadaptasikan ke Perl. Oleh karena itu sintaks pada Perl menyerupai bahasa pemrograman C.
  2. Perl memberikan kemudahan dalam melakukan pencocokan pola seperti halnya grep dan awk. Selain itu, serupa dengan awk, Perl menyerupai sintaks pada C.
  3. Perl memungkinkan pemrosesan teks sebagaimana keluwesan pemrosesan teks pada utilitas sed.
  4. Perl tidak memerlukan kompiler dan linker. Dengan demikian Perl memiliki sifat skrip

Salah satu hal yang membuat Perl populer adalah karena Perl gratis. Tidak hanya pada level biner, kode sumber Perl juga dapat diperoleh tanpa membayar apapun. Selain itu, Perl tidak hanya bisa diterapkan pada sistem operasi UNIX, tapi juga:

  1. MS-DOS
  2. Windows 95
  3. Windows NT
  4. OS/2
  5. Macintosh
  6. dll

9). Bahasa pemrograman Swift merupakan sebuah bahasa pemrograman yang tergolong masih sangat baru. Bahasa pemrograman ini merupakan bahasa pemrograman berbasis obyek yang digunakan oleh Apple untuk mengembangkan aplikasi atau programan pada iOS dan OS X. Bahasa pemrograman ini dikembangkan sebagai pengganti dari bahasa pemrograman Objective C.

Bahasa pemrograman Swift merupakan bahasa pemrograman yang bersifat open-source. Bahasa ini juga menawarkan kemudahan dalam penggunaannya. Bahasa pemrograman ini dikembangkan oleh Apple dengan mengurangi banyak pemborosan kata dan kekakuan yang dimiliki oleh bahasa pemrograman lainnya.

FITUR-FITUR SWIFT

Swift merupakan bahasa pemrograman yang memiliki kemampuan terbaik dari beberapa bahasa pemrograman populer seperti Objective-C, Python, Ruby, Java, C#, dan Haskell.

  • Type inference: Swift bisa secara otomatis menentukan tipe data dari suatu variabel atau konstanta berdasarkan nilai awal (initial value) dari variabel/konstanta.
  • Generics: Dengan fitur ini memungkinkan kita menulis kode program yang identik dari task-task yang identik juga, untuk tipe obyek yang berbeda-beda.
  • Collection mutability: Untuk memisahkan obyek yang mutable dan non-mutable, cukup dengan mendefinisikannya pada konstanta atau variable-nya langsung.
  • Closure syntax: Closure adalah suatu blok fungsi yang bisa digunakan sebagai argumen dari suatu fungsi atau bisa juga disimpan sebagai properti dari suatu obyek.
  • Optionals: Salah satu fitur Swift yang powerful untuk mendefinisikan apakah suatu variabel memiliki nilai atau tidak.  Di awal-awal agak sulit untuk memahami Optionals. Namun ketika sudah terbiasa menggunakannya, lama-lama jadi paham.
  • Switch statement: Pada Swift 4, terdapat banyak sekali peningkatan dari Switch statement ini.
  • Tuples: Sebuah fungsi bisa memiliki banyak nilai balikan tipe data dengan menggunakan Tuple.
  • Operator overloading: Sebuah Kelas (Class) bisa menyediakan implementasi simbol-simbol operatornya sendiri.
  • Enumerations with assoicated values: Memaksimalkan Enum untuk berbagai kebutuhan. Jadi bukan hanya untuk mendefinisikan sebuah grup yang memiliki nilai yang saling berkaitan.
  • Protocols: Paradigma Protocol-oriented programming dikenalkan Apple sejak Swift 2. Ini ada suatu paradigma tentang cara kita menulis program dan bagaimana pendekatan berfikir kita tentang pemrograman itu sendiri.

10). Scala adalah bahasa pemrograman tujuan umum dirancang untuk mengekspresikan pola pemrograman umum dengan cara yang ringkas, elegan, dan jenis-aman. Ini lancar mengintegrasikan fitur bahasa berorientasi objek dan fungsional, memungkinkan Jawa dan programmer lain untuk menjadi lebih produktif. Ukuran kode biasanya berkurang dengan faktor dua sampai tiga bila dibandingkan dengan aplikasi Java yang setara.

Perusahaan yang ada Banyak yang bergantung pada Java untuk aplikasi bisnis penting yang beralih ke Scala untuk meningkatkan produktivitas pengembangan mereka, skalabilitas dan kehandalan aplikasi secara keseluruhan.

Misalnya, di Twitter, layanan jaringan sosial, Robey Pointer pindah inti pesan mereka antrian dari Ruby untuk Scala. Perubahan ini didorong oleh kebutuhan perusahaan untuk andal skala operasi mereka untuk memenuhi tingkat Tweet cepat tumbuh, sudah mencapai 5000 per menit selama Peresmian Obama. Robeys berpikir balik Twitter Kestrel proyek dijelaskan dalam pengembang hidup jurnal. Singkat Nya 1500 baris kode Scala dapat dilihat saat ia telah bermurah hati membuat mereka tersedia sebagai proyek open source.

Scala awalnya diciptakan oleh Martin Odersky, seorang profesor di sebuah perguruan tinggi di Swiss yang bernama Ecole Polytechnique Federal De Lausane (EPFL). Beliau mengajar materi programming method disana. Beliau meraih gelar Ph.D pada tahun 1989 dari ETH Zurich dibawah bimbingan Niklaus Wirth sang pencipta bahasa pemrograman Pascal. Semasa kuliah doktoralnya beliau menekuni structured and object oriented programming. Kemudian beliau mulai menyukai functional programming ketika bekerja di IBM dan Yale.

Okey sahabat Agus palbeno, itulah 10 Bahasa Pemprograman Terpopuler 2018 untuk Programmer | jagna Lupa Share ya.

 

Terima Kasih

 

 

 

 

 

 

 

 

 

News Feed